Berbagai penelitian menunjukkan bahwa produksi sperma para laki-laki di
seluruh dunia menunjukkan penurunan sehingga permintaan bayi tabung ikut
meningkat. Padahal sperma sedikit tidak selalu harus diartikan susah
menghamili pasangan.
Kesalahan diagnosis sering diberikan pada
para laki-laki yang dianggap produksi spermanya hanya sedikit. Beberapa
dokter buru-buru memvonis tidak subur sehingga meningkatkan permintaan
bayi tabung, dan juga berbagai dampak lain seputar kesuburan.